Metode Yang Bisa Digunakan Dalam Training Need Assessment

Metode Yang Bisa Digunakan Dalam Training Need Assessment

TNA atau training need assessment merupakan seperti namanya yaitu analisis kebutuhan pelatihan. Di mana untuk program ini merupakan cara yang digunakan untuk bisa melakukan analisa untuk bisa memberikan pelatihan yang relevan dan dibutuhkan oleh karyawan.

TNA bisa digunakan untuk membuat road map yang penting dalam mencapai tujuan yang dipunyai perusahaan. Dari hasil penilaian tersebut bisa untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dengan menggunakan metode pelatihan dan pengembangan yang beragam.

Dua jenis pelatihan dan pengembangan yang bisa dilakukan adalah on the job training dan off the job training. Untuk on the job training merupakan pelatihan yang dilakukan di tempat kerja. Sehingga metode ini akan dilakukan dengan melatih karyawan sambil langsung praktik kerja.

Jenis on the job training ini juga mempunyai dua jenis yang dipunyai yaitu informal on the job training yang tidak menggunakan pelatihan khusus tetapi langsung mencontoh dari pekerja lainnya. Kedua adalah jenis formal on the job training yang akan mempunyai pembimbing khusus sehingga akan diberikan tugas tambahan untuk bisa membantu menyesuaikan pekerjaan dengan karyawan lainnya.

Dari penggunaan metode on the job training dalam training need assessment ini mempunyai manfaat yang bisa didapatkan meliputi berikut ini :

  • Menggunakan metode ini bisa untuk membuat karyawan langsung bisa untuk beradaptasi dengan pekerjaan. Hal tersebut karena karyawan langsung terjun untuk bekerja secara langsung, sehingga juga bisa sambil belajar untuk pekerjaan yang perlu diselesaikan. Tugas dan pekerjaan yang diberikan merupakan jenis tugas yang nyata akan dikerjakan dan bukannya simulasi kerja saja.
  • Keuntungan yang selanjutnya juga akan bisa mendapatkan bantuan baik dari pembimbing yang ditunjuk langsung maupun dari karyawan senior yang sudah berpengalaman.
  • Keuntungan lainnya dalah dapat untuk langsung bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja sesungguhnya sehingga tidak perlu untuk penyesuaian diri lagi setelah training.
  • Pelatihan juga bisa dilakukan secara informal, tidak mahal, dan juga akan lebih mudah untuk dijadwalkan.

Selain on the job training, sistem selanjutnya yang bisa digunakan untuk pelatihan karyawan adalah off the job training. Seperti namanya pelatihan ini berada di tempat kerja yang terpisah. Sehingga pelatihan tidak dilakukan di tempat kerja, akan tetapi dilakukan di luar tempat kerja. Selain tempatnya, hal yang membedakan off the job ini juga dari waktu yang dipunyai yaitu di luar waktu kerja.

Jenis pelatihan off the job training ini juga beragam yang bisa digunakan, yaitu sebagai berikut ini :

  • Simulasi merupakan cara pelatihan pertama yang bisa menggunakan mesin atau lingkungan. Simulasi ini dilakukan untuk bisa membuat keputusan yang realistis. Macam metode yang digunakan dalam pelatihan simulasi adalah dengan studi kasus dari permasalahan yang ada, role playing untuk bermain peran, permainan peran dalam bisnis, dan juga menggunakan pelatihan beranda.
  • Pelatihan sensitivitas merupakan metode pelatihan selanjutnya yang mempunyai metode untuk bisa meningkatkan sensitivitas antar anggotanya yang sedang melakukan diskusi secara jujur dan terbuka.
  • Pelatihan outbound di alam biasanya digunakan dengan bermain game sehingga bisa melatih kekompakan dan juga merencanakan strategi yang tepat.
  • Pelatihan presentasi informasi merupakan langkah yang bisa digunakan untuk menyampaikan informasi yang bisa dikembangkan dengan kuliah, konferensi, dan juga melakukan analisa transaksi.
  • Kursus formal merupakan metode pelatihan yang mempunyai peran untuk dapat meningkatkan kemampuan.

Metode off the job training yaitu untuk mengikuti kursus formal tidak hanya dapat dilakukan untuk karyawan baru saja. Tetapi karyawan yang mempunyai target untuk mengejar kenaikan jabatan maupun untuk meningkatkan produktivitas kerja, bisa untuk mengikuti kursus formal sesuai dengan program yang bisa mendukung pekerjaannya. Metode mengikuti pelatihan kursus formal tersebut bisa dilakukan dengan memilih program pelatihan yang memberikan sertifikat.

Training need assessment bisa memberikan hasil untuk mengikuti pelatihan yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Ikuti pelatihan yang dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan dan juga memaksimalkan potensi yang dipunyai dengan mengikuti assessment dan juga program pelatihan lengkap yang ada di Prasmul-ELI. Ikuti assessment di Prasmul-ELI dengan menghubungi kontak ke [email protected] atau ke nomor +62 811 1991 1168.

Sumber Informasi: https://prasmul-eli.co/id/articles/Pengertian-Training-Needs-Analysis-di-Persuahaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *