Cegukan terjadi saat otot diafragma berkontraksi tanpa disengaja dan mendadak. Penyebab kondisi ini bisa karena merasa gugup dan stress, perubahan suhu mendadak, atau hal yang lain. Cegukan menimbulkan rasa tak nyaman sehingga menganggu aktivitas.
Umumnya, kondisi ini hanya berlangsung beberapa detik atau menit. Akan tetapi, cegukan yang berkepanjangan dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu seperti hepatitis, stroke, kanker, efek samping pemakaian obat – obatan tertentu, gangguan sistem saraf pusat, dan penyakit kronis.
Tapi, bagaimana jika kamu mengalami cegukan saat puasa? Tentunya kamu tidak bisa minum untuk menghilangkannya, bukan? Namun, sebelum mencari tahu cara menghilangkan cegukan saat menjalankan ibadah puasa. Kamu perlu tahu dulu apa penyebabnya.
Ada beberapa hal yang menyebabkan cegukan saat puasa antara lain makan terlalu cepat dan berlebihan saat sahur, mengonsumsi minuman bersoda, menelan udara, naiknya asam lambung, stres, dan keletihan.
Tenang, tak perlu pusing, berikut ini adalah 8 cara menghilangkan cegukan saat puasa yang efektif:
- Tarik dan Tahan Napas Perlahan – lahan
Cara menghilangkan cegukan saat puasa yang pertama adalah dengan menarik dan menahan napas perlahan. Lakukanlah cara ini selama 10 detik sebanyak 3-4 kali setiap 20 menit. Setelah itu, otot diafragma akan mengendur, kemudian kejang penyebab cegukan juga berhenti.
- Tutup atau Tekan Bagian Telinga
Cara selanjutnya yang bisa dilakukan untuk menghilangkan cegukan saat berpuasa adalah dengan menutup telinga selama 20-35 detik. Namun, jika cegukan belum berhenti, tekan daerah lembut belakang telinga menggunakan jari tangan. Setelahnya sinyal untuk bersantai akan dirikim lewat saraf vagus ke diafgarma.
- Tekan Keras Telapak Tangan
Cara lain untuk menghilangkan cegukan adalah memberi tekanan keras pada telapak tangan menggunakan ibu jari dan telunjuk. Akan muncul rasa tak nyaman, namun hal itu sebagai bentuk pengalih rasa. Metode satu ini memberi pengaruh lewat sistem saraf.
- Hirup Udara Menggunakan Kantong Kertas
Kamu bisa menghirup udara menggunakan kantong kertas untuk menghilangkan cegukan. Caranya mudah, tempelkanlah leher kantong kertas ke area mulut dan hidung sampai tertutup. Lalu, lakukan pernapasan agar otot diafragma yang kejang kembali melemas.
- Tekan Otot Diafragma Pakai Satu Tangan
Otot diafragma terletak di antara area perut dan paru – paru, atau lebih tepatnya di bawah ujung tulang dada. Menekan area tersebut menggunakan satu tangan selama beberapa detik bisa merangsang saraf vagus. Metode ini cukup efektif untuk menghilangkan cegukan.
- Pijat Batang Leher dalam Posisi Berbaring
Memijat batang leher dalam posisi berbaring pada arteri karotis, yaitu titik tempat dideteksinya denyut jantung. Saat berbaring, kepala menoreh ke kiri. Kemudian, pijat bagian arteri sisi kanan dengan gerakan melingkar selama 5-10 detik.
- Menjulurkan Lidah Keluar
Cara menghilangkan cegukan ini bisa kamu lakukan dengan memegang ujung lidah dengan tangan yang telah dicuci bersih. Tarik lidah ke depan secara perlahan sebanyak 1-2 kali. Saraf dan otot di tenggorokan akan terangsang sehingga dapat mengatasi cegukan.
- Duduk Sambil Bungkuk Memeluk Lutut
Cara terakhir menghilangkan cegukan saat puasa adalah dengan duduk nyaman di atas permukaan rata. Lalu tekuk dan peluk lutut, kemudian dekatkan dengan dada selama 2 menit. Teknik ini berfungsi untuk meningkatkan tekanan dada dan menekan diafragma sehingga cegukan berhenti.
Jika kamu tiba – tiba cegukan saat menjalankan puasa, kamu bisa mencoba salah satu dari delapan cara yang telah dijelaskan di atas.