Di tengah seperti sekarang, rakyat disarankan untuk memenuhi asupan .
Umumnya, warga disarankan untuk mendapatkan asupan cairan sebanyak 2 liter per hari. Di tengah cuaca panas ini, perlukah kita menambahkan asupan cairan? Berapa banyak sebenarnya asupan cairan yang digunakan mana dibutuhkan tubuh?
Cuaca akhir-akhir ini memang cukup panas. Berada di tempat area luar ruangan sebentar cuma bisa saja jadi memproduksi keringat bercucuran.
Kondisi ini menimbulkan Anda cepat merasa haus. Tanpa asupan cairan yang digunakan cukup, tubuh tambahan tinggi rentan mengalami dehidrasi dalam dalam cuaca panas ini.
Dokter spesialis penyakit dalam Andi Khomeini Takdir mengatakan, memenuhi kebutuhan cairan saat cuaca panas hukumnya wajib. Selama ini, orang memang berpacu pada 2 liter per hari.
“Ini [2 liter per hari] standar global. Jadi sebenarnya ya boleh saja, boleh kurang boleh lebih. Tapi, jangan terlalu kurang juga,” kata dia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (12/10).
Tak harus selalu 2 liter
Dia pun menyarankan agar asupan air putih yang dimaksud digunakan disesuaikan dengan berat badan. Jadi, tak cuma fokus pada ukuran dua liter per hari saja.
“Sebetulnya tidaklah ada semata-mata dua liter. Ini justru takarannya harus sesuai dengan berat badan yang mana dimiliki,” kata Andi.
Misalnya, kata dia, per kilogramnya seseorang harus minum sebanyak 30-50 cc. Nah, saat cuaca panas Anda dapat sekadar mengambil batas atas atau ukuran yang tersebut digunakan paling tinggi.
“Kalau cuaca panas ambil batas atas artinya yang mana mana 50cc ini. Berarti, kan, bisa jadi semata lebih besar tinggi dari 2 liter jika sesuai aturan itu,” kata dia.
Ilustrasi. Jumlah asupan cairan yang digunakan dibutuhkan tubuh per harinya seharusnya disesuaikan dengan berat badan. (tookapic/Pixabay) |
Menurut Andi, kebutuhan cairan justru tiada diukur dari eksternal atau cuaca yang digunakan tengah terjadi. Hal ini justru tergantung pada berat badan seseorang.
“Mau cuaca panas atau dingin, kebutuhan cairan orang dengan berat badan 45 kilogram kemudian orang dengan berat badan 90 kilogram pasti beda,” kata dia.
Melansir berbagai sumber, Anda bisa saja jadi menghitung kebutuhan cairan tubuh dengan cara mengalikan berat badan dengan 30 mililiter. Lebih jelasnya, berikut beberapa takaran kebutuhan cairan sesuai berat badan:
1. Berat badan 45 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 1,9 liter2. Berat badan 50 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 2,1 liter3. Berat badan 55 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 2,3 liter4. Berat badan 60 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 2,5 liter5. Berat badan 65 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 2,7 liter6. Berat badan 70 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 2,9 liter7. Berat badan 75 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 3,2 liter8. Berat badan 80 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 3,5 liter9. Berat badan 85 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 3,7 liter10. Berat badan 90 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 3,9 liter11. Berat badan 95 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 4,1 liter12. Berat badan 100 kg memerlukan cairan tubuh sebanyak 4,3 liter
Ilustrasi. Jumlah asupan cairan yang digunakan dibutuhkan tubuh per harinya seharusnya disesuaikan dengan berat badan. (tookapic/Pixabay)